Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memberi bimbingan kepada para mualaf di Dusun Otobasa, Desa Keranji Paidang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Sudah menjadi rutinitas dalam setiap minggunya bagi warga mualaf di sana untuk menghadiri pembinaan dari Mualaf Center BAZNAS (MCB). Ustaz Asep selaku dai BAZNAS yang bertugas di dusun ini membawakan materi tentang “Kemuliaan Islam dan Mulianya Hamba yang Menjalankan Aturan Islam" pada kajian yang digelar di Masjid Jabal Nur, Jumat (9/7).

Tujuan digelarnya kajian mingguan ini adalah untuk membimbing kelompok mualaf binaan agar menjadi seorang muslim dan muslimah yang kaffah, menjadi pribadi-pribadi yang kuat berpegang teguh dalam memeluk agama Islam, dan tidak terpengaruh dengan paham-paham yang dapat menjerumuskan mereka kepada kejahiliyahan.

"Islam adalah agama yang mulia. Maka dengannya akan ikut meninggilah derajat orang-orang yang mengamalkan Islam dengan baik," ujar Ustaz Asep dalam pembukaan ceramahnya.

“Orang-orang yang menjaga kemuliaan Islam tadi turut mendapatkan kemuliaan berupa tingginya derajat di sisi Allah.” sambungnya.

“Mulia di sisi Allah tidak bisa diukur dengan harta maupun jabatan. Padahal banyak manusia di dunia ini yang banyak harta dan memiliki jabatan yang amat tinggi tetapi hina di samping Allah. Seperti halnya kisah Qarun dan juga Firaun. Kemuliaan di sisi Allah barometernya adalah sejauh mana kita berjuang dalam mengamalkan ajaran agama Islam.”

Ustaz Asep menjelaskan demikian agar mualaf binaan beliau tidak salah orientasi dalam mengejar kemuliaan. Karena pada hakikatnya, kemuliaan di akhirat adalah jauh lebih utama dibanding dengan mulia di dunia yang fana dan atau di mata manusia.

Pada pembinaan itu dihadiri sebanyak 33 mualaf. Agenda pembinaan di Masjid Jabal Nur siang itu dilanjutkan dengan bimbingan membaca al-Quran. Ustaz Asep membimbing sesi ini dengan cara membuat beberapa kelompok kecil. Kegiatan itu tidak dilakukan sendiri melainkan dibantu segenap ustaz dari pesantren Labbaik Pontianak.