Dalam rangka milad ke-20 BAZNAS Mualaf Center BAZNAS bersama Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Majelis Ulama Indonesia mengadakan kegiatan Seminar Dakwah dengan tema “Optimalisasi Zakat Sebagai Kekuatan Menghadapi Tantangan Dakwah Daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal)” pada Selasa (26/1/2021), dengan tujuan untuk menguatkan wawasan tentang peran BAZNAS dalam optimalisasi zakat pada dakwah daerah 3T dan mengetahui peran Majelis Ulama Indonesia mengenai strategi dakwah daerah 3T.

Pada keynote speech Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan untuk selalu mengedepankan dakwah positif yang memperlihatkan rahmatan lil alamin Islam yang memang selalu mengedepankan perdamaian.

“Dalam berdakwah yang kita lakukan adalah bagaimana kita memberikan dakwah yang sangat positif kepada mereka, dengan memperlihatkan Islam yang ramah, yang selalu mengedepankan perdamaian, sikap wasathiyah, dan mampu mensejahterakan. Maka dari itu ini menjadi bagian penting dari program BAZNAS karena pada tahun ini kita hembuskan tagline “BAZNAS Pilihan Pertama Membayar Zakat Lembaga Utama Mensejahterakan Umat” tambahnya.

Prof. Noor Achmad juga mengatakan perlunya ada kekuatan besar dan sinergi antar lembaga dalam menyelesaikan masalah mualaf terutama di daerah 3T.

“Perlu ada kekuatan pembinaan yang saling berkelindan antara MUI, Ormas Islam, Lembaga Dakwah dan Masjid-masjid besar, dan tentunya BAZNAS karena ada bagian untuk asnaf mualaf di situ, kekuatan inilah yang perlu dikreasikan bagaimana kedapan menangani dan menyelesaikan permasalahan mualaf terutama mualaf yang berada di daerah 3T,” papar beliau.

Seminar Dakwah ini dilaksanakan secara virtual dengan narasumber Salahuddin El Ayyubi, Lc., MA (Kepala Lembaga Mualaf Center BAZNAS RI) berbicara tentang Optimalisasi Zakat dalam Dakwah Daerah 3T, Dr. Muhammad Ziyad (Ketua LDK - Muhammadiyah) berbicara tentang Peran Da'i Menjaga Kedaulatan NKRI di Daerah 3T dan Drs. H. Abu Deedat Syihab, M.H (Ketua LDK-MUI) berbicara tentang Strategi Dakwah Daerah 3T. Seminar ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota, Lembaga Dakwah, Ormas Islam, aktivis Dakwah, Mahasiswa dan elemen yang lainnya.