Manager Program Mualaf Center BAZNAS (MCB) Muhammad Hadiyan Abshar memberikan arahan dan penguatan pada acara silaturahmi Da’i Mualaf Center BAZNAS secara virtual. Selasa, (11/01/2021)

Silaturahim ini diadakan rutin oleh Mualaf Center BAZNAS (MCB) dengan tujuan untuk selalu menguatkan para da’i yang sedang berdakwah di titik-titik binaan MCB.

Silaturahmi ini diikuti oleh, Ustaz Asep Ma’sum da’i MCB titik Otobasa, Ustaz Rendi Saputra da’i MCB titik Baduy, serta Ustaz Ramdhani Saadila, dan Ustaz Mahmud Ismail da’i MCB titik Mentawai. Pada tahun 2021 ini in syaa Allah mereka masih tetap berjuang berdakwah di titik binaannya masing masing.

Hadiyan menyampaikan terima kasih kepada para Da’i yang telah berjuang berdakwah di titik binaannya masing-masing.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para da’i MCB yang telah berjuang berdakwah pada tahun 2020 yang lalu dan siap berjuang di tahun 2021, mudah-mudahan melalui silaturahim ini dapat membangun sinergitas para da’i MCB sehingga dapat menghimpun potensi-potensi yang dimiliki untuk menghadapi permasalahan umat,” ujar Hadiyan.

Lebih lanjut dijelaskan salah satu permasalahan yang dihadapi umat saat ini adalah mewabahnya virus Corona (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia.

“Untuk itu saya mengajak seluruh para da’i bersinergi dengan semua stakeholder memerangi virus corona. Selain menyampaikan materi pembinaan berkaitan dengan penguatan ibadah dan pemahaman keislaman, mualaf binaan juga selalu diedukasi terkait wabah Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan saat berlangsungnya pembinaan” kata Hadiyan.

Sementara itu Staff Program bidang Syiar dan Edukasi Eka Fauqonnuri Karyono menyampaikan beberapa target pembinaan di tahun 2021.

“Di tengah wabah ini kita harus tetap mempunyai target-target pembinaan, seperti meningkatnya kualitas ibadah dan pemahaman keislaman para mualaf binaan sebesar 30 persen," ujar Eka.

“Selain target menambah kualitas pemahaman dan ibadah, da’i MCB juga harus tetap mempunyai kepekaan terhadap masalah-masalah yang ada di lingkungan mualaf untuk bisa dibantu dan diadvokasikan” tambahnya.