Jakarta (28/04/2021) – Rendahnya literasi zakat yang ada di Indonesia menjadi sebuah tantangan tersendiri. Hal tersebut merupakan sebuah kondisi yang ironis mengingat mayoritas masyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Banyak masyarakat yang sudah mengetahui tentang zakat tetapi masih sekadar tahu namun belum memahami dengan baik.

Berangkat dari hal tersebut maka Lembaga Beasiswa BAZNAS (LBB) mengadakan pemaparan hasil riset oleh para penerima beasiswa mereka.  Dengan dibuka oleh sambutan dari Ibu Sri Nurhidayah selaku kepala LBB, acara Pemaparan Hasil Riset Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Zakat menampilkan empat penerima beasiswa yang menjadi narasumber dalam acara tersebut.

Pertama, adalah Riko Afrimaigus dengan judul tesis Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Tanah Datar melalui Program Zakat Community Development (ZCD) Perspektif Teori Had Kifayah. Kedua, adalah Wisnu Rahdiansyah Nst dengan judul skripsi BAZNAS Provinsi Sumatera Utara dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Dana Zakat (Studi Kasus di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara). Ketiga, adalah Risa Sari Pertiwi dengan judul tesis Program Pemberdayaan Mustahik Pemuda dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan. Terakhir, adalah Miftahul Achyar dengan judul tesis Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Zakat di Saung Ilmu Desa Pelakat Kabupaten Muara Enim. Materi yang disampaikan oleh para narasumber tersebut juga diulas oleh Peneliti Senior Puskas BAZNAS, yaitu Fahmi Ali Hudaefi dan Aisha Putrina Sari untuk mendapatkan masukan bagi penelitian ke depannya.

Acara  pemaparan hasil riset berjalan dengan lancar dan peserta antusias bertanya terkait dengan proses riset yang dilakukan oleh para narasumber. Semoga dengan acara yang telah dilakukan tersebut, para peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa dapat termotivasi untuk ikut memperkuat riset zakat yang ada di Indonesia sebagai salah satu cara untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengelolaan zakat. Aamiin.

 

Rep: Puskas BAZNAS