Anggota kelompok Tani Sari Alam binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS di Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melakukan penanaman padi organik musim tanam keenam di lahan seluas 3.800 m2, dengan jenis varietas beras bulat atau Sintanur dengan jarak tanam 25 x 25 cm, Rabu (7/4).

Eman (62) salah satu anggota kelompok tani Sari Alam binaan BAZNAS menyebut masa tanam padi dilakukan pada bulan April dengan target masa panen di akhir bulan Juli hingga awal Agustus 2021. Penanaman dilakukan bersama Istri dan petani binaan BAZNAS dengan konsep gotong royong.

Usia bibit padi pada masa tanam berusia 12 hari pasca semai. Sebelum dilakukan penanaman, diperlukan perlakuan pada benih padi dengan cara direndam terlebih dahulu selama 24 jam, kemudian diperam selama 24 jam, kalau benih padi telah berkecambah baru disemai menggunakan tanah yang dicampur sekam bakar dan kompos.

Proses penyemaian menggunakan alas terlebih dahulu agar akar bibit padi tidak tembus ke tanah, bibit padi telah tumbuh hingga usia 10-12 hari akan dipindahkan ke lahan sawah. Pemupukan tidak memiliki teknik khusus bagi pertanian organik, hanya diberikan pupuk kompos dan kotoran ternak domba atau unggas di lahan pertanian.

Pada teknik pencegahan serangan hama, petani binaan BAZNAS menggunakan pestisida nabati dengan penyemrotan rutin setiap 1- 2 minggu atau sebulan sekali. Selain itu petani juga melakukan penyiangan serta menanam tanaman refugia sebagai perangkap hama.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat
#GerakanCintaZakat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LPEMBAZNAS
#LumbungPangan