Mustahik yang tergabung dalam kelompok Multifood Barokah binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melakukan pertemuan rutin kelompok membahasn tentang pentingnya inovasi usaha pelaku UMKM. Pertemuan yang dihadiri oleh tujuh orang mustahik ini berlangsung di Jl. Warakas IV Gg. 17, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Kamis (19/11/2020).

BAZNAS terus menciptakan suasana kondusif dalam pelaksanaan pertemuan kelompok mustahik dengan tidak adanya kerumunan sebagai bentuk pelaksanaan protokol Covid-19. Pertemuan kelompok dilaksanakan terpisah antara anggota Multifood Barokah yang terletak di Kelurahan Warakas dan Kelurahan Kalibaru.

Dalam pertemuan ini, pendamping LPEM BAZNAS, Kevin Arthur memberikan pemahaman kepada mustahik mengenai pentingnya melakukan inovasi dan diversifikasi usaha untuk menyiasati penurunan daya beli karena penurunan ekonomi akibat pandemi Covid 19.

"Kelompok diajak berdiskusi satu persatu untuk mengidentifikasi peluang usaha potensial di wilayah mereka, beberapa mustahik ternyata sudah melakukan demikian, ada yang mengembangkan usaha jajanan rempeyek, usaha produk lidi pedas, dan sebagainya," ujar Kevin.

Salah satu mustahik yang terlibat dalam pertemuan kelompok ini, Djunaedi (45) menuturkan dirinya menjadi terpacu untuk mengembangkan usaha dengan memunculkan produk baru.

"Setelah pertemuan kali ini, saya akan mencoba membuat kerupuk ikan, saya melihat peluang bahwa hasil tangkapan laut yang ada di Tanjung Priuk selama ini belum diolah dan dimaksimalkan dengan baik. Dan saya selama ini gak sadar akan potensi tersebut," tutur Djunaedi.

Multifood Barokah merupakan kelompok kuliner binaan LPEM BAZNAS yang terletak di wilayah Kecamatan Tanjung Priuk dan Kecamatan Cilincing. Kelompok mustahik ini memiliki berbagai macam jenis usaha makanan ringan seperti bakso, pempek, gorengan, sosis dan frozen food olahan.

#BAZNAS
#LpemBaznas
#MustahikPengusaha
#SemestaKebajikanZakat