Sebanyak 30 santri alumni Sekolah Tahfidz BAZNAS angkatan pertama saat ini aktif melanjutkan pendidikan. Mereka tersebar di lima belas perguruan tinggi negeri maupun swasta nasional dan internasional. Selain itu dengan bekal hafalan 30 juz Al Quran bersanad dan ratusan hadist, para alumni turut aktif di lingkungan sekitar. Ada yang mengajar Quran, menjadi aktivis kampus, mengelola media sosial dakwah dan lainnya.

Plt Kepala Sekolah Sekolah Cendekia BAZNAS, Ahmad Kamal menyampaikan pihaknya mendorong para lulusan untuk berperan aktif di masyarakat.

"Pembinaan santri selama di Sekolah Cendekia BAZNAS diterapkan di masyarakat menjadi pribadi yang muslih, jadi hafalan mereka tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri tapi juga untuk umat," ucapnya.

Perguruan tinggi para santri diantaranya adalah Albukhary International University Malaysia, ARS University Bandung, Ma'had Abdurrahman bin Auf Universitas Muhammadiyah Malang, Pesantren Qur'an El Tahfidh/ STAIINDO Jakarta, STAIMA Al-Hikam malang, STEI SEBI Depok, STIKOM El Rahma Bogor, STIT Pemalang, STIT Maqtab Solahudin Bogor, STAIQ Al Qudwah Depok, STIE Indocakti Malang, SIT Luqman Al-Hakim Bogor, Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Raden Mas Said Solo. (Humas dan CC SCB)