Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS terus menginisiasi program pengembangan masyarakat di tengah pandemi Covis-19 dengan memberikan peluang usaha produktif, salah satunya melalui program kopi sepeda di Jakarta.

Burhanudin (40) yang sebelumnya bekerja serabutan dan selalu kesulitan untuk menafkahi istri dan anaknya tersebut kini dapat bernafas lega, karena kini Burhanudin memiliki penghasilan tetap setelah  menjalankan usaha jualan kopi menggunakan sepeda di Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Kopi sepeda yang merupakan program dari LPEM BAZNAS ini bertujuan untuk menjaring masyarakat yang terdampak Covid-19 supaya dapat bertahan dan dapat menjalankan usahanya tanpa hambatan untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya sehari hari.

Hari pertama Burhanudin memulai usahanya, pelanggan pertama pun hadir dari seorang bapak yang menyuruh anaknya untuk membelikan satu seduhan kopi yang dengan sigap langsung disiapkan oleh Burhanudin. Senang rasanya Burhanudin dapat menerima uang Rp3000 dari satu gelas kopi yang dia hidangkan ke pelanggan.

Dengan keuntungan pergelasnya Rp1000 itu, Burhanudin merasa bahagia dapat mempunyai usaha sendiri dan tidak lagi tergantung kepada pekerjaan yang orang lain tawarkan saat dirinya masih bekerja serabutan dari mulai menjadi kuli proyek, hingga juru parkir.

Burhanudin menjalankan usaha kopi sepeda mulai dari jam 08.00 hingga pukul 17.00 dan pastinya membawa uang hasil jualanya yang dengan ikhlas diberikan kepada sang istri untuk kebutuhan sehari hari makan dirinya bersama keluarga.

Dampak luar biasa dari sumbangan Muzaki yang dititipkan ke BAZNAS di mana manfaatnya dapat dirasakan oleh Burhanudin yang sebelumnya tertatih tatih mencari sesuap nasi di masa pandemi ini. Burhanudin kini dapat tersenyum lebar menjalankan usaha kopi sepeda dan dapat memberikan penghasilan lebih untuk menafkahi keluarga kecilnya.

#BAZNAS
#lpemBaznas
#mustahikpengusaha
#semestakebajikanzakat