Dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, pedagang hendaknya melakukan berbagai inovasi untuk menarik minat masyarakat dalam membeli produk usahanya. Hal demikian juga dilakukan oleh Suhadi atau yang biasa disapa Ucer, pedagang Kopi Kampung Binaan LPEM BAZNAS. Saat ditemui Pendamping Mustahik Pengusaha Kevin Arthur Herivo  di kedai kopi kampung D&M di Jl. Cengkeh, Kawasan Wisata Kota Tua.

Suhadi memperlihatkan kepada pendamping produk baru, kemasan botol untuk menjangkau konsumen dalam pemesanan take away.

"Saya sedang mencoba bikin kemasan botol seperti ini, saya terinspirasi melihat beberapa kompetitor kedai besar juga meluncurkan produk kemasan seperti ini. Saya ya tujuanya sih untuk menarik pembeli yang tidak nongkrong disini atau take away atau yang memesan kedai D&M via Go-Food," ujar Suhadi.

Pendamping Mustahik Pengusaha Kevin menambahkan setiap pelaku UMKM harus melakukan inovasi untuk menguatkan usahanya ditengah menurunya daya beli masyarakat.

"Tidak dipungkiri, di masa Pandemi Covid-19 daya beli masyarakat sedang menurun, Seluruh pelaku UMKM hendaknya melakukan berbagai inovasi dalam usahanya untuk memantik masyarakat dalam membeli produk yg dijajakan. Yang dilakukan bang ucer dengan melakukan Amati Tiru dan Modifikasi (ATM) dari kompetitor besar sebagai salah satu terobosan agar usaha kopi kampung mampu berdaing dengan kompetitor yang ada," ucap Kevin.

#BAZNAS
#LpemBaznas
#MustahikPengusaha
#SemestaKebajikaZakat