BAZNAS Microfinance menggelar coaching tentang untuk seluruh pengelola BAZNAS Microfinance Desa (BMD) di Desa Gunungsari, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (14/2). Pendamping pada coaching kali ini antara lain Yulya Sri Novita dari Divisi Pendayagunaan BAZNAS RI, dan Andriani Yulianti dari tim BAZNAS Microfinance (BMFi).

Andriani mengatakan materi yang disampaikan antara lain terkait tentang standart pelaporan, pengelolaan biaya operasional, dan manajemen operasional lainnya.

"Dalam coaching kali ini dibahas terkait teknis pelaporan keuangan dan pencatatan. Selanjutnya akan dibuat SOP pelaporan keuangan BMD,"jelasnya.

Sementara itu Yulya menambahkan tujuan dari diadakannya coaching kepada pengelola BMD ini adalah agar skill terkait implementasi program di lapangan lebih meningkat serta terciptanya kerapihan dalam pengelolaan administrasi dan keuangan.

"Program yang baik adalah program yg terimplementasi dan rapih secara administrasi, baik dari sisi pencatatan,keuangan dan pelaporan," ucapnya.

BMD Gunung Sari merupakan BMD ke tiga yang diinisiasi BAZNAS di Lombok, NTB untuk memulihkan kondisi ekonomi pasca gempa. Saat ini BMD Gunung Sari memiliki 4 pengelola BMD , dengan jumlah wilayah desa yang telah diberdayakan sebanyak 73 Desa.