BAZNAS RI Sukses Kembangkan Usaha Peyek Mustahik di Kaltara Hingga Raup Jutaan Rupiah

Dokumentasi BAZNAS RI

BAZNAS RI Sukses Kembangkan Usaha Peyek Mustahik di Kaltara Hingga Raup Jutaan Rupiah

31/03/2026 | Humas BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) berhasil mengembangkan usaha peyek milik mustahik binaan, Minun di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), hingga meraup omzet mencapai Rp3,5 juta selama momentum Ramadan hingga Lebaran 2026.

Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas perkembangan positif yang dialami para mustahik binaan, termasuk Minun.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi salah satu bukti nyata peran zakat dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro di berbagai daerah.

“Alhamdulillah, BAZNAS kembali berhasil mengembangkan usaha mustahik. Inilah tujuan BAZNAS, yakni membuat semakin banyak mustahik berdaya dan mandiri, sehingga visi misi BAZNAS sebagai lembaga penyejahtera umat benar-benar terwujud dan dapat dirasakan oleh semua,” kata Imdadun dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Lebih lanjut, ia menegaskan BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga melakukan pembinaan berkelanjutan kepada mustahik hingga mampu mandiri dan bertransformasi menjadi muzaki. Program BMD, kata dia, menjadi salah satu ikhtiar BAZNAS dalam memberantas kemiskinan melalui penguatan usaha mikro di tingkat desa.

"Minun merupakan salah satu dari sekian banyak mustahik binaan BAZNAS yang berhasil mandiri dan berdaya. Keberhasilan ini menjadi wujud nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan para muzaki melalui BAZNAS," katanya.

Imdadun menambahkan, BAZNAS akan terus memperluas program pemberdayaan ekonomi mustahik agar semakin banyak pelaku usaha kecil di berbagai daerah dapat berkembang dan naik kelas. 

Sementara itu, penerima manfaat program BMD, Minun menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan BAZNAS dalam mengembangkan usaha peyek rumahan miliknya.

“Dulu karena peralatan masih terbatas, saya sering bingung ketika harus menolak pesanan. Alhamdulillah bantuan dari BAZNAS datang di waktu yang tepat, sehingga saya bisa membeli peralatan penunjang usaha dan memenuhi pesanan,” ujarnya.

Ia menuturkan, bantuan permodalan yang diberikan BAZNAS sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas produksi usahanya. "Alhamdulillah, permintaan tahun ini luar biasa banyak, khususnya di Ramadan dan menjelang Lebaran. Omzet yang saya dapatkan bisa mencapai Rp3,5 juta. Tentunya ini berkat dukungan BAZNAS. Terima kasih BAZNAS untuk semua bantuannya," kata Minun.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ