BAZNAS Gelar Pelatihan Pengajar Al-Qur`an dengan Bahasa Isyarat di Ponpes Nurul Azhar Riau

Dok. BAZNAS RI/Humas

BAZNAS Gelar Pelatihan Pengajar Al-Qur`an dengan Bahasa Isyarat di Ponpes Nurul Azhar Riau

01/07/2024 | Humas BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Pelatihan Guru dan Tenaga Pendidik Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Azhar, Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU), Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 

Acara yang berlangsung pada 27-28 Juni ini merupakan Training of Trainer (ToT) bagi para pengajar dan tenaga pendidik untuk bisa mengajarkan para penyandang disabilitas tuna rungu membaca  Al-Qur`an menggunakan bahasa isyarat. 

Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. (via online), Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag, M.Sy, Ketua Yayasan Tabung Wakaf Umat, Ustadz Al Noviandri, Lc, serta Pimpinan Ponpes Nurul Al-Azhar. 

"Program ini adalah progam andalan BAZNAS, termasuk program strategis, di mana kita memiliki perhatian khusus terhadap saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus, mereka yang tuna rungu," kata Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam sambutannya, Kamis (27/6/2024). 

Kiai Noor menjelaskan, BAZNAS awalnya juga memberikan bantuan pelatihan kepada tuna netra, kemudian ada usulan untuk bantuan pelatihan terhadap tuna rungu karena jumlahnya juga cukup besar. 

"Jumlah total tuna netra kita di angka lima juta dan tuna rungu juga hampir mendekati jumlah itu, mereka ini sebenarnya juga ingin bisa membaca Al-Qur`an semuanya, tapi seperti yang kita ketahui bahwa ternyata pendidikan terhadap saudara-saudara kita yang tuna rungu ini lebih sulit dibandingkan mereka yang tuna netra, kalau untuk tuna netra ada Al-Qur`an braille, dan sekarang ini tuna rungu ada bahasa isyarat," jelasnya. 

Namun demikian, lanjut Kiai Noor, "Karena Allah Maha Pemurah, Allah Maha Pengasih, baik yang berkebutuhan khusus pada mata maupun telinga ternyata ada jalan keluarnya, dan inilah yang kemudian kita usahakan betul agar semua tuna rungu di Indonesia yang berkebutuhan khusus ingin dapat membaca Al-Qur`an kita fasilitasi, baik itu dari kita sendiri maupun kerja sama dengan pihak-pihak yang lain."

"Intinya kita berharap agar semua tuna rungu bisa membaca Al Quran dengan baik, saya beberapa kali mengikuti dan menyaksikan betul betapa mereka sangat ingin supaya bisa membaca Al Quran itu luar biasa semangatnya, ternyata mereka memiliki keinginan yang sangat kuat," imbuhnya. 

"Semoga apa yang bapak ibu lakukan untuk mereka yang ingin bisa membaca Al-Qur`an, dengan kita fasilitasi mereka untuk bisa membaca Al-Qur`an dengan bahasa isyarat, dan nanti ketika mereia bisa, maka insya Allah pahalanya juga akan mengalir kepada bapak ibu semua, Mari kita buka bersama-sama dengan bacaan basmalah," ucap Kiai Noor.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag, M.Sy, menyatakan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS RI karena telah mempercayakan program ini kepada BAZNAS Provinsi Riau. Ia berharap program pelatihan ini dapat terus berjalan hingga tingkat Kabupaten/Kota.

"Kita berharap ini dapat terus berlanjut dalam sesi-sesi berikutnya, termasuk juga nanti kepada peserta pelatihan apabila sudah mengikuti pelatihan ini, mungkin ini baru tahap awal, kita ingin tentu ada lanjutan-lanjutannya, dan mungkin nanti setelah menjadi trainer bisa membuat pelatihan-pelatihan berikutnya di tempatnya masing-masing, karena ini khusus di kota Pekanbaru tentu kita berharap bisa kita tularkan ke 11 kabupaten/kota kita yang ada di Riau," pungkasnya.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2024 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ