Dari Keteguhan Hati Menuju Kemandirian, Toko Zmart Nurul Aini Menjadi Penopang Harapan Keluarga

Dari Keteguhan Hati Menuju Kemandirian, Toko Zmart Nurul Aini Menjadi Penopang Harapan Keluarga

08/07/2026 | Humas BAZNAS RI

Di sudut Lingkungan Singotrunan, Banyuwangi, Jawa Timur, sebuah toko sederhana terus bertumbuh seiring semangat pemiliknya yang tak pernah surut. Toko Zmart milik Nurul Aini menjadi bukti bahwa ketekunan, pengelolaan usaha yang baik, dan kemauan untuk terus berinovasi mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan keluarga.

Dalam kegiatan monitoring yang dilakukan secara personal oleh pendamping Zmart, terlihat perkembangan positif pada usaha yang dijalankan Nurul Aini. Selain semakin tertata dari sisi manajemen keuangan, toko yang dikelolanya kini juga menghadirkan beragam produk baru sesuai kebutuhan masyarakat sekitar.

Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menambah varian pakan ternak dan pakan hewan peliharaan. Langkah ini berawal dari banyaknya permintaan warga sekitar yang selama ini kesulitan mendapatkan produk tersebut.

"Sekarang di toko kami sudah ada pakan kucing dan pakan ternak juga. Alhamdulillah penjualannya relatif stabil dan berkelanjutan. Meski begitu, kebutuhan sembako tetap menjadi produk utama. Justru dengan adanya varian pakan ternak ini, toko kami menjadi lebih lengkap dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan," ujar Nurul Aini.

Bagi Nurul Aini, mengelola toko bukan sekadar menjalankan usaha, melainkan menjadi jalan untuk mempertahankan kehidupan keluarganya. Sejak menerima dukungan melalui Program Zmart, ia memilih untuk sepenuhnya fokus mengembangkan tokonya.

Keputusan itu bukan tanpa alasan. Setelah sang suami meninggal dunia, Nurul Aini kini tinggal bersama anak-anaknya dan menggantungkan seluruh penghasilan keluarga dari usaha tersebut.

"Sejak mendapatkan bantuan Program Zmart, saya fokus mengelola toko. Sekarang saya tinggal bersama anak-anak saja dan sudah tidak memiliki pekerjaan lain. Alhamdulillah, dari toko inilah semua kebutuhan keluarga kami bisa terpenuhi. Toko ini menjadi pondasi perekonomian kami selama ini," tuturnya dengan penuh syukur.

Saat ini, omzet harian toko mencapai sekitar Rp500.000 hingga Rp600.000. Meski mengalami penurunan selama musim liburan sekolah, Nurul Aini memahami bahwa kondisi tersebut merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahunnya.

"Kalau liburan sekolah memang omzet biasanya menurun. Pembeli cenderung lebih santai memenuhi kebutuhan dapur dan sebagian memilih berbelanja ke pasar. Tapi kami tetap optimis dan terus menjaga pelayanan agar pelanggan tetap nyaman berbelanja di sini," tambahnya.

Perjalanan Nurul Aini menunjukkan bahwa sebuah usaha dapat terus berkembang ketika dikelola dengan disiplin, terbuka terhadap peluang, dan mampu membaca kebutuhan pasar. Kehadiran Program Zmart bukan hanya memberikan dukungan usaha, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi para pelaku UMKM untuk bangkit dan mandiri.

Dari sebuah toko sederhana di lingkungan permukiman, Nurul Aini membuktikan bahwa keteguhan hati, kerja keras, dan keberanian berinovasi mampu mengubah tantangan menjadi harapan. Toko Zmart yang ia kelola kini bukan hanya menjadi tempat berbelanja warga, tetapi juga menjadi simbol perjuangan seorang ibu dalam membangun masa depan keluarganya dengan penuh optimisme.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ