Dari Dapur Rumah ke Etalase Bandar, Sentuhan BAZNAS Mengangkat Keripik Pisang Lhee’ Sant

Dari Dapur Rumah ke Etalase Bandar, Sentuhan BAZNAS Mengangkat Keripik Pisang Lhee’ Sant

05/01/2026 | Humas BAZNAS

Aroma pisang matang yang digoreng perlahan kini menjadi saksi perubahan besar dalam hidup Iin Nur Aini (37). Dari dapur rumah sederhana, tangan Iin meracik harapan—mengiris, menggoreng, dan mengemas keripik pisang bermerek Lhee’ Sant. Hari ini, produk rumahan itu tak lagi sekadar titipan di warung sekitar, melainkan sudah menembus pasar luar kota hingga hotel dan gerai produk di bandara.

Perjalanan naik kelas ini tak lepas dari peran BAZNAS melalui program Baznas Microfinance Desa. Dukungan permodalan yang tepat sasaran memberi napas baru bagi usaha Iin—menambah kapasitas produksi, memperluas pemasaran, dan meningkatkan kepercayaan diri untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

“Alhamdulillah, bantuan dari BAZNAS membuat saya bisa menambah jumlah produksi karena permintaan terus naik,” tutur Iin dengan mata berbinar.

Kini, dalam sehari Iin mampu memproduksi 10–13 kilogram keripik pisang dengan dua varian favorit: manis dan gurih. Dengan harga jual mulai Rp8.000 hingga Rp17.000 per kemasan, roda usaha berputar lebih kencang. Rata-rata omzet harian mencapai Rp600.000, sementara keuntungan bersih bulanan menembus Rp5 juta—angka yang dulu hanya sebatas impian.

Kualitas menjadi kunci. Iin memilih pisang terbaik dan menggunakan minyak goreng premium, memastikan rasa renyah dan konsisten di setiap gigitan. “Keunggulan keripik pisang yang saya produksi ada pada pemilihan buah dan minyak goreng yang semuanya premium,” ujarnya mantap. Konsistensi rasa itulah yang membuat pelanggan kembali dan merekomendasikan.

Tak berhenti di situ, Lhee’ Sant juga merambah promosi digital. Media online menjadi etalase baru, sementara layanan pengiriman dalam jumlah besar membuka peluang pesanan dari berbagai daerah. Strategi ini memperkuat daya saing UMKM binaan BAZNAS—bukan hanya bertahan, tetapi tumbuh berkelanjutan.

Kisah Iin adalah potret nyata bagaimana zakat yang dikelola secara profesional mampu mengubah potensi menjadi prestasi. Melalui pendampingan dan akses permodalan, BAZNAS tak sekadar memberi bantuan, melainkan menumbuhkan kemandirian ekonomi. Dari dapur rumah hingga etalase bandara, keripik pisang Lhee’ Sant melaju—membawa cita rasa, harapan, dan bukti bahwa dukungan yang tepat bisa mengangkat usaha kecil menjadi kebanggaan.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ