Bangkit dari Warung Kecil, Niswatun Khasanah Raih Omzet Sejuta per Hari Bersama Zmart BAZNAS

Bangkit dari Warung Kecil, Niswatun Khasanah Raih Omzet Sejuta per Hari Bersama Zmart BAZNAS

31/12/2025 | Humas BAZNAS

Setiap pagi, pintu warung Zmart milik Niswatun Khasanah (40) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, selalu terbuka lebih awal. Rak-rak toko tertata rapi, berisi kebutuhan pokok hingga perlengkapan rumah tangga. Dari warung sederhana inilah, roda harapan Niswatun berputar semakin kencang, mengantarkannya meraih omzet hampir Rp1 juta per hari.

Capaian tersebut bukan hadir secara instan. Di balik kesuksesan Niswatun, ada proses panjang yang ditempuh bersama Program Zmart Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui program pemberdayaan ekonomi ini, BAZNAS tidak hanya memberikan dukungan modal, tetapi juga pendampingan usaha yang berkelanjutan agar warung mustahik mampu bertahan dan berkembang di tengah ketatnya persaingan ritel modern.

Niswatun merupakan salah satu penerima manfaat Program Zmart BAZNAS di Jepara. Sejak bergabung, ia mulai menata ulang warung kelontong miliknya agar lebih menarik dan lengkap. Strategi sederhana namun tepat sasaran diterapkannya: menyediakan barang yang benar-benar dibutuhkan warga sekitar. Dari beras, minyak goreng, hingga kebutuhan harian lainnya, semuanya tersedia dalam satu tempat.

“Kalau barang lengkap, pelanggan tidak perlu ke tempat lain,” begitu prinsip yang dipegang Niswatun. Strategi ini terbukti efektif. Pelanggan datang silih berganti, perputaran barang semakin cepat, dan omzet pun terus meningkat.

Tak berhenti di penjualan offline, Niswatun juga didorong untuk adaptif terhadap perkembangan zaman. Berkat pendampingan Zmart BAZNAS, ia mulai memanfaatkan platform digital dengan berjualan secara online sebagai reseller produk-produk muslimah. Langkah ini membuka sumber pendapatan baru sekaligus memperluas jangkauan pasar tanpa harus meninggalkan warungnya.

Pendekatan inilah yang menjadi kekuatan utama Program Zmart BAZNAS. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan warung atau toko berskala mikro hingga kecil, khususnya di wilayah urban. Tujuannya jelas: meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing warung tradisional, serta secara bertahap mengentaskan kemiskinan.

Melalui Zmart, BAZNAS memastikan mustahik tidak berjalan sendiri. Pendampingan usaha, penguatan manajemen, hingga dorongan pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari proses agar pelaku usaha kecil mampu naik kelas.

Kini, warung Zmart milik Niswatun Khasanah bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga simbol perubahan. Dari usaha mikro yang dikelola dengan keterbatasan, ia bertransformasi menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan. Kisah Niswatun menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara produktif oleh BAZNAS mampu mengubah mustahik menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ