BAZNAS Luncurkan Album Religi "Kebangkitan Zakat"


Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan mini album religi bertajuk "Kebangkitan Zakat" di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan pada hari ketiga Ramadan 1440 H, Rabu (8/5). Album ini menjadi inovasi BAZNAS dalam memperluas ajakan berzakat kepada masyarakat Indonesia.

Mini album Kebangkitan Zakat berisi tujuh lagu baru beserta satu Mars BAZNAS, dengan lagu andalan "Zakat Tumbuh Bermanfaat", sesuai tema kampanye BAZNAS pada Ramadan tahun ini. Seluruh lagu merupakan karya dari para amil BAZNAS yang sehari-hari terlibat langsung dalam proses pelayanan zakat kepada muzaki dan mustahik.

Anggota BAZNAS, Irsyadul Halim mengatakan, tidak mudah untuk berdakwah zakat kepada seluruh lapisan masyarakat. Sehingga diperlukan cara kreatif agar dakwah zakat dapat lebih diterima oleh masyarakat luas, termasuk kalangan milenial.

"Dakwah zakat harus gembira, karena zakat itu membahagiakan, zakat membuat masyarakat baik yang menerima maupun yang menunaikan sama-sama menjadi bahagia. Insyaallah Album Kebangkitan Zakat ini juga menambah kebahagiaan masyarakat dalam beribadah dan dalam menjalankan tugas sehari-hari," kata Irsyadul Halim dalam sambutannya.

Ia menambahkan, BAZNAS memiliki banyak Amil muda dan sangat bersemangat menebar kebaikan dengan berdakwah zakat sehingga proses pembuatan lagu ini tidak membutuhkan waktu lama.

"Terima kasih kepada para penyanyi, pengarang lagu, komposer, Perusahaan Rekaman "Rekam.in" dan pihak Plaza Semanggi yg ikut mendukung acara ini," katanya.

Lagu ini dijual dalam bentuk Compact Disc (CD) di gerai-gerai layanan zakat BAZNAS di Jakarta seperti di mall dan perkantoran. Seluruh hasil penjualan CD ini akan disalurkan kembali kepada para Mustahik melalui program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat.

Dalam menyiarkan dakwah zakat, BAZNAS tidak hanya membuat album religi, tapi juga merilis film kemanusiaan berjudul “Iman di Pangkuan Sang Fakir” yang bekerja sama dengan Serikat Buruh Migran Indonesia DPC Wonosobo.

BAZNAS juga pamerkan kain-kain hasil karya mustahik dari program pemberdayaan ekonomi melalui acara fashion show di berbagai macam kegiatan, mulai dari Eco Fashion Week 2018, Puteri Kartini 2019, hingga Fashion Show di kereta bandara.