BAZNAS News | 30 Mei 2020

  • Tanggal : 30/05/2020
  • Diposting oleh : Markom

Antisipasi Kemarau, Petani BAZNAS di Sukabumi Lakukan Gerakan Tanam Serempak

Gerakan tanam serempak yang dilakukan oleh petani kelompok Riung Gunung merupakan upaya memutus berkembangnya hama dan penyakit tanaman juga untuk mensiasati ketersediaan air. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diperkirakan akan terjadi musim kemarau yang cukup panjang di tahun 2020. Petani binaan BAZNAS menggerakkan tanam serempak dengan luasan lahan sawah 10 hektar dengan Varietas benih Inpari 33. Saat ini masih memiliki penyediaan air yang cukup untuk pertumbuhan sampai masa produksi kelak dan dengan adanya inisiatif para petani dalam mengolah dan memberdayakan lahan mereka dapat terpenuhinya kebutuhan pangan.

================================

BAZNAS Dampingi Mustahik Kembangkan Budidaya Kerang

Sebanyak 3.258 kg bibit disebar di lahan seluas 2.6 ha. Penebaran bibit dilakukan sejak pagi hari saat kandungan oksigen dalam air rendah, hal ini diketahui kelompok mustahik setelah mendapatkan pelatihan dan pengetahuan tentang budidaya kerang, yang didampingi Sahabat ZCD sebagai pendamping program. Kegiatan ini juga sebagai upaya dalam meningkatkan perekonomian mustahik selama pandemi virus Corona (Covid-19). Selama menunggu masa panen kerang, Sahabat ZCD bersama mustahik akan terus memonitoring perkembangan bibit yang telah disebarkan saat ini.

================================

BAZNAS Salurkan 3000 Bibit Tanaman Sayuran Bantu Ketahanan Pangan di tengah Masa Pandemi

Masa pandemi COVID-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus. Namun kita harus tetap produktif, Salah satu yang bisa dilakukan adalah berkebun sayuran organik. Bibit tanaman disalurkan di 5 titik diantaranya Dusun Cembing, Dusun Titang, Dusun Kiyaran, Dusun Cangkring dan Dusun Beji yang berada di wilayah Kecamatan Jetis Bantul. Tanaman sayuran tersebut hanya butuh waktu dua bulan untuk di panen, dan dapat ditanam di lahan yang kosong menjadi solusi pangan keluarga. Dengan adanya program penyaluran bibit tanaman sayuran ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan pola konsumsi di rumah tangga menjadi lebih sehat.