Kisah Sukses Ridlo’i, Mustahik Binaan BAZNAS di Gresik Kembangan Usaha Peternakan

  • Diposting oleh : Pemberdayaan Peternak
  • Tanggal : 02/07/2021
  • Kisah Sukses Ridlo’i, Mustahik Binaan BAZNAS di Gresik Kembangan Usaha Peternakan


    Muhammad Ridlo’i (43) salah satu peternak mustahik di Kelompok Sumber Makmur yang diberdayakan oleh BAZNAS melalui program Balai Ternak BAZNAS Gresik di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

    Jika sebelumnya bergabung sebagai peternak mustahik Ridlo'i menjalani aktivitas sebagai seorang guru ngaji di salah satu TPQ dan Madrasah Diniyah di Desa Kertosono yang sehari-hari mengajarkan anak-anak di desa untuk bisa mengaji dan memahami ilmu agama. Meski penghasilan yang ia dapatkan terkadang tidak dapat mencukupi untuk kebutuhan keluarga namun mengajar bagi Ridloi mengajar adalah salah satu hal yang tidak bisa ia tinggalkan begitu saja. Hingga akhirnya pada Mei 2020 ia mengikuti seleksi kelayakan peternak mustahik dan terpilih sebagai salah satu peternak mustahik. Hal ini menjadi salah satu titik balik dalam kehidupan Ridlo’i.

    Pada awal program Ridlo’I diberikan modal produktif oleh BAZNAS sebanyak 9 ekor domba untuk dikembangkan melalui program utama penggemukan dan pembiakan. Genap setahun menjalani program pemberdayaan peternak mustahik di Balai Ternak BAZNAS Gresik, kini telah banyak dampak dan perubahan yang Ridlo’I rasakan.

    Banyak dampak yang Ridlo’I rasakan setelah bergabung bersama peternak mustahik lainnya. Salah satunya peningkatan kapasitas beternak. Sebelumnya Ridlo’I memang tidak memiliki latar belakang peternakan namun berkat kegigihannya belajar dan mengikuti pendampingan dari BAZNAS dalam penerapan manajemen reproduksi, manajemen pakan, dan manajemen pemeliharaan ternak kini ternak yang awalnya berjumlah 9 telah berkembang hingga 26 ekor dan telah dilakukan penjualan sebanyak 11 ekor. Selain mendapatkan pendampingan cara beternak, Ridlo’I juga didampingi untuk membuka jaringan pasar untuk menjual ternak.

    Tak hanya merasakan dampak pendampingan dari BAZNAS, perlahan hasil dari penjualan ternak ini juga dapat meningkatkan pendapatan Ridloi. Jika sebelumnya ia hanya berpenghasilan sekitar Rp1 juta kini pendapatannya meningkat menjadi Rp2.065.000. Peningkatan pendapatan ini sangat berarti bagi Ridlo’i karena dari beternak ia bisa menambah sumber penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan menyekolahkan anak-anak dengan baik.

    “Saya tidak menyangka ternak yang saya pelihara bisa berkembang dengan baik dan telah melakukan beberapa kali penjualan ternak rutin. Kini di kandang ada 15 ekor ternak yang telah disiapkan untuk kebutuhan ternak kurban yang akan datang”, ujar Ridlo’i.

    Banyak harapan dan mimpi yang ingin Ridlo’i wujudkan sebagai peternak salah satunya ia ingin ternak yang dipelihara suatu saat bisa memiliki populasi ratusan hingga ribuan. Selain itu ia juga berharap nantinya selain beternak gudang pakan yang ada di Balai Ternak dapat dimanfaatkan untuk usaha produksi pakan bersama peternak mustahik yang lainnya.

    Selain itu momen kurban tahun ini juga akan menjadi kesempatan pertama Ridlo’i untuk melakukan penjualan ternak dari domba yang ia pelihara. Ia sangat antusias menyambut Hari Raya Idul Adha kali ini apalagi berbagai persiapan sudah ia lakukan seperti memastikan ternak sesuai dengan ketentuan dan spesifikasi kurban serta mempersiapkan pakan terbaik untuk domba.

    #BAZNAS
    #PilihanPertamaPembayarZakat
    #LembagaUtamaMensejahteraanUmat
    #BalaiTernak
    #GerakanCintaZakat
    #LPPMBAZNAS
    #LembagaPemberdayaanPeternakMustahik
    #PeternakBerdaya

>
BAYAR ZAKAT