BAZNAS Gelar Webinar Bersama Surya Sahetapy Sebagai Rangkaian Hari Ulang Tahun BAZNAS Ke-21

  • Diposting oleh : Beasiswa Pendidikan
  • Tanggal : 12/01/2022
  • BAZNAS Gelar Webinar Bersama Surya Sahetapy Sebagai Rangkaian Hari Ulang Tahun BAZNAS Ke-21


    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengelar Webinar Edisi Spesial Pemaparan Riset BAZNAS Terkait Difabel, yang digelar secara daring, pada Rabu (12/1). Paparan Riset ini telah tujuh kali diselenggarakan sejak tahun 2021 lalu dan merupakan rangkaian hasil dari paparan peserta beasiswa riset BAZNAS. Edisi kali ini juga dalam rangka menyambut hari ulang tahun BAZNAS ke-21 yang jatuh pada tanggal 17 Januari 2022. Webinar ini mengusung tema Satu Langkah Kecil, Seribu Arti.

    Riset yang dipaparkan adalah ‘Buku Tajwid Bagi Sahabat Difabel Netra’ dan ‘Masjid Ramah Sahabat Tuli’ merupakan riset untuk mendukung pnyandang disabilitas yang masih membutuhkan pelayanan untuk akses beribadahnya. Juga langkah kecil namun penting bagi sahabat tuli dan difabel netra untuk memahami tajwid Al Quran.

    Acara dipandu oleh Marina Intansari dihadiri oleh 341 peserta yang hadir dari berbagai daerah, dan terdapat beberapa mitra BAZNAS dalam sekolah inklusif yang tergabung, dari guru dan juga murid inkusif.

    Riset yang dipaparkan oleh dua peserta yaitu dengan judul: Buku Catatan Ringkas Dasar Ilmu Tajwid Bagi Sahabat Netra (Buku Braille), oleh Vanny Ivanny H., S.E dan Masjid Ramah Sahabat Tuli: Pemenuhan Hak Bagi Difabel Melalui Aksesibilitas dalam Beribadah Bagi Difabel Tuli “Membangun kesadaran masyarakat melalui Video Tutorial dan Buku Panduan Singkat Aksesibilitas Dalam Beribadah Bagi Difabel Tuli” oleh Christian Pramudya, S.Sos.

    Turut hadir dalam acara Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian; Kepala Lembaga Beasiswa BAZNAS, Sri Nurhidayah dan Co Founder Handai Tuli, Panji Surya Putra Sahetapy yang saat ini menempuh pendidikan di Rochester Institute of Technology, New York, Amerika Serikat.

    "Mudah-mudahan dengan sinergi ini, riset ini langkah kecil, mudah-mudahan ada langkah berikutnya dari teman-teman yang melanjutkan dan semoga nantinya bisa menjadi besar untuk merangkul teman teman disabilitas memiliki hak hak yang sama, dan mereka sama seperti kita, patut kita penuhi kebutuhan kebutuhannya semampu yang kita bisa." ucap Kepala Lembaga Beasiswa BAZNAS, Sri Nurhidayah.

    "BAZNAS mendukung teman-teman dalam riset riset seperti ini, harmonisasi untuk langsung antara riset dan penerapannya kepada masyarakat. Beasiswa Riset juga merupakan dukungan BAZNAS untuk meningkatkan literasi zakat kepada masyarakat." ucap Farid Septian.

    Surya dalam paparannya memberikan semangat kepada peserta webinar yang hadir "Jangan menyerah, jangan takut untuk berbahasa Inggris setiap saat, latih terus bahasa Inggrismu. Saat di Amerika awalnya memang berbeda bahasa isyarat antara bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris, akan tetapi alhamdulillah bisa lancar dan mengikuti. Ibadah, terutama masjid di sini sangat ramah untuk difabel rungu, terdapat juru bahasa isyarat di depan masjid, kemudian terdapat fasilitas subtittle juga. Teman-teman mudah-mudahan saat ini walau kita mungkin menurut beberapa orang kita dengan keterbatasan, tetapi semangat menuntut ilmu dan berkiprah di masyarakat tidak terbatas."

    Terdapat sesi diskusi dan juga pemaparan hasil riset dipandu moderator Suli Hendra. Di akhir terdapat sesi tanya jawab dan juga doorprize. "Masyallah barakah terima kasih motivasi dan pengalaman dari Kak Surya, jadi terbuka mindset untuk belajar bahasa Inggris," ucap Karina Zulaikha dari UNISNU JEPARA. "Its my dream mbak, not her. Kuliah luar negeri itu mimpi saya," ucap Akmal salah satu peserta webinar.

     

>
BAYAR ZAKAT