BAZNAS Tanggap Bencana Bersihkan Sisa Lumpur Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu

  • Diposting oleh : Tanggap Bencana
  • Tanggal : 07/10/2021
  • BAZNAS Tanggap Bencana Bersihkan Sisa Lumpur Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu


    Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan sejak Minggu (3/10) mengakibatkan 12 desa terendam banjir, 6 desa terdampak longsor yang 5 desa di antaranya terisolir. Kelima desa tersebut yaitu Desa Ilan Batu Uru dan Paranta, Desa Lempe, Desa Lempe Pasang, Desa Lewandi, dan Desa Lamasi Hulu. Total warga yang terisolir mencapai 12.000 jiwa.

    BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Maros, Kabupaten Enrekang, serta beberapa relawan lokal Kabupaten Luwu dan Luwu Timur pada Senin (4/10) menerjunkan 7 personel untuk melakukan respon di lokasi bencana. Tim telah berangkat pada pukul 11.30 WITA, dan melakukan asesmen awal serta berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah setempat.

    Menurut data BPBD Kabupaten Luwu, kerugian materiil sementara adalah empat unit rumah rusak parah, dua unit rumah hanyut, dan 60 unit rumah terdampak banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 1-3 meter. Selain itu jumlah korban jiwa masih dalam pendataan.

    Setelah melakukan asesmen, pada Selasa (5/10) tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Maros dan Kabupaten Enrekang melakukan aksi resik untuk membersihkan longsoran tanah yang menghalangi akses jalan utama di Desa Santandung dan Desa Ilan Batu Kabupaten Luwu. Tim BAZNAS Tanggap Bencana membersamai para korban penyintas longsor dan banjir yang terisolasi dan juga mendistribusikan logistik.

    Kebutuhan mendesak bagi para penyintas untuk saat ini adalah sembako, pakaian layak pakai, tenda, dan tikat untuk alas tidur. Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Maros dan Enrekang masih terus membersamai para penyintas longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

>
BAYAR ZAKAT