BAZNAS Supervisi Program ZCD di Kabupaten Kepulauan Sangihe

  • Diposting oleh : Community Development
  • Tanggal : 11/10/2021
  • BAZNAS Supervisi Program ZCD di Kabupaten Kepulauan Sangihe


    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui lembaga program Zakat Community Development (ZCD) melakukan supervisi program yang dijalankan di Desa Talawid, Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Rabu dan Kamis, 6 dan 7 Oktober 2021. Monitoring kali ini dilakukan langsung oleh Kepala Lembaga ZCD, Tatiek Kancaniati dan Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Mustafa beserta stafnya.

    Supervisi ini bertujuan untuk melihat perkembangan kelompok binaan ZCD dan juga mencari tahu kendala program di lapangan, serta melihat apa saja yang dapat dikembangkan kembali di Desa Talawid.

    Perjalanan yang cukup panjang harus ditempuh untuk sampai ke Kepulauan Sangihe, perjalanan jalur udara 3 jam Jakarta-Manado dan jalur laut 8 jam Manado-Tahuna. Lelah terbayar dengan indahnya ciptaan Allah dengan hamparan laut lepas dan kekayaan alam lainnya. Modal sosial masyarakat yang cinta damai terlihat dalam kesehariannya walau berbeda keyakinan.

    Desa Talawid yang disebut dengan Kampung Pesantren ini harus ditempuh 1 jam lagi dari Tidore Tahuna. Jalan berliku dikelilingi hutan belantara yang menyimpan banyak kekayaan berupa jutaan pohon kelapa, pala, dan tanaman kayu lainnya.

    Program ekonomi dan dakwah yang dilaksanakan di desa ini sudah berjalan kurang lebih selama 6 bulan. Kelompok yang terbentuk ada lima yaitu, Kelompok Minyak Kelapa, Kelompok Anyaman Lidi, Kelompok Abon Ikan, Kelompok Nata De Coco, dan Kelompok Manisan Pala. Total mustahik yang tergabung sebanyak 18 orang.

    Pada Rabu (6/10), Sebelum bertemu dengan para mustahik, Tim Supervisi terlebih dahulu bersilaturahmi ke Kantor Kepala Desa atau disebut Kapitalaung. Selanjutnya Tim Supervisi bertemu dengan ibu-ibu kelompok minyak kelapa dan anyaman lidi. Dalam pertemuan dua kelompok ini, tim menanyakan tentang produk-produk yang telah diproduksi, dari mulai cara pembuatan hingga proses pemasaran.

    Keesokan harinya Tim Supervisi bertemu dengan para ibu Kelompok Abon Ikan, Nata De Coco, dan Manisan Pala. Kendala-kendala yang dihadapi para mustahik juga diutarakan kepada Tim Supervisi yaitu berupa pemasaran yang masih terbatas, izin PIRT dan halal yang belum keluar, serta masalah kapasitas produksi.

    Setelah selesai melakukan pertemuan dengan semua kelompok, Tim Supervisi mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan jelly fresh batok kelapa, kerupuk ikan, dan aneka keripik ubi. Pelatihan ini berjalan hampir selama 3 jam, pertama-tama Tatiek Kancaniati memberikan arahan-arahan terkait pelatihan ini dan selanjutnya praktik pembuatan jelly fresh batok kelapa dan aneka keripik ubi serta terakhir pelatihan pembuatan kerupuk ikan. Pelatihan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan ibu-ibu dalam hal produksi produk baru. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 10 orang mustahik yang tergabung dalam program ZCD.

    Kampung Pesantren Talawid ini berpenduduk 100% umat muslim. Penguatan aspek keagamaan begitu dikuatkan dengan menerjunkan para dai untuk membina ruhiyah masyarakat dengan pengajian dari rumah ke rumah. Pembinaan ekonomi pun dikuatkan dalam pembinaan Kelompok Talawid Barokah. Selama ini para Ibu hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan dari suami seorang nelayan, yang tentu tidak setiap hari mendapatkan ikan yang diinginkan, dengan bermodal bensin 10 liter melaut terkadang pulang hanya membawa 2 ekor ikan, bahkan jika tidak sama sekali harus mengambil risiko tidur di lautan lepas hingga mendapatkan banyak ikan. Namun hal ini pun tergantung situasi ombak, pernah hingga 6 bulan tidak melaut karena ombak tinggi.

    Perkembangan para istri nelayan kini terus dikuatkan agar menciptakan usaha sampingan. Hasil diskusi para istri nelayan Desa Talawid ini begitu antusias bahkan mengusulkan usaha baru seperti membuat aneka olahan ikan, aneka keripik, roti yang memiliki daya jual untuk warga sekitar. BAZNAS berharap dengan adanya program ZCD di desa ini, para mustahik terus berdaya dalam segi ekonomi dan spirtiualnya.

    #BAZNASRI
    #InovasiBerkaryaUntukUmat
    #LembagaUtamaMenyejahterakanUmmat
    #GerakanCintaZakat
    #ZakatCommunityDevelopment

>
BAYAR ZAKAT