BAZNAS Latih Mustahik Binaan dalam Penerapan Digitalisasi Usaha

  • Diposting oleh : Pemberdayaan Ekonomi
  • Tanggal : 05/01/2022
  • BAZNAS Latih Mustahik Binaan dalam Penerapan Digitalisasi Usaha


    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berupaya meningkatkan kualitas pelaku UMKM binaan melalui edukasi penerapan digitalisasi dalam aktivitas usaha. Salah satunya yang dilakukan pada Seasa (4/1) saat pertemuan Kelompok Kopi Sepeda Kwitang, di salah satu tempat mangkal kopi sepeda di Taman Diponegoro, Jalan Pangeran Diponegoro No.76, RT.2/RW.6, Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

    Tak dipungkiri, masa pandemi telah mendorong berbagai pelaku usaha baik skala makro maupun mikro untuk melakukan adopsi teknologi digital dalam aktivitas usahanya. Langkah ini dilakukan agar usaha tetap berjalan di masa krisis ini. Meski demikian, saat ini belum banyak UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital, padahal memiliki potensi besar untuk dimaksimalkan.

    Pendamping Program Mustahik Pengusaha, Kevin Arthur Herivo, yang mendampingi Kelompok Kopi Sepeda Kwitang, berujar bahwa pemberian edukasi digitalisasi bagi UMKM penting dilakukan untuk penguatan pelaku usaha mikro agar mampu bertahan terhadap gaya hidup masyarakat yang terus berkembang.

    “Pelaku usaha hendaknya terus menerus beradapatasi dengan perkembangan yang ada di masyarakat. Seperti saat ini, bagaimana transformasi menjadi serba digital menjadi tuntutan yang harus segera diadaptasi oleh pelaku usaha. Melalui pertemuan kelompok kali ini, Kelompok Kopi Sepeda didorong untuk ikut beradaptasi dengan digitalisasi secara bertahap, seperti dimulai dari penyediaan pembayaran melalui QR Code, katalog online melalui WhatsApp Bussiness, dan penitikan Google Maps untuk kemudahan tracing”, ujar Kevin

    Lebih lanjut, Kevin menuturkan dengan transformasi digital ini, diharapkan mampu meningkatkan daya tarik dan penjualan kopi sepeda.

    “Semoga dengan ikut sertanya digitalisasi sederhana ini, kopi sepeda bisa semakin menarik untuk dikunjungi konsumen dan berimbas pada peningkatan penjualan kopi sepeda,” lanjut Kevin.

    Kopi sepeda merupakan salah satu kelompok usaha mustahik yang tergabung dalam Program Mustahik Pengusaha binaan BAZNAS. Mustahik Pengusaha merupakan program pemberdayaan ekonomi untuk mustahik produktif yang akan menjalankan usaha atau sudah menjalankan usaha dengan berbagai jenis produk. Program ini bertujuan untuk mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

>
BAYAR ZAKAT