BAZNAS Gelar Kajian Bulanan untuk Warga Desa Tuva

  • Diposting oleh : Muallaf Center
  • Tanggal : 25/08/2021
  • BAZNAS Gelar Kajian Bulanan untuk Warga Desa Tuva


    Kajian rutinan yang dibina oleh dai Mualaf Center BAZNAS (MCB) kali ini terasa berbeda dengan kajian pada pekan-pekan biasanya. Setidaknya satu kali dalam sebulan, pemerintah desa bersama dai MCB dan relawan MCB menggelar pengajian akbar bersama seluruh warga desa, di Masjid Nurul Iman Desa Tuva Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi Biromaru,

    Mengingat momen bulan Agustus yang kental dengan nuansa Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ustaz Adbullatif dengan penuh semangat memaparkan ceramah dengan tema “Memaknai Arti Kemerdekaan”. Setelah dibuka dengan sambutan oleh pihak pemerintah desa, dai MCB mulai menyampaikan ceramahnya.

    “Para pendahulu kita telah mengorbankan segala harta, keringat bahkan darah mereka dalam mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang merdeka.” ucap sang ustaz dengan penuh semangat.

    “Kemerdekaan adalah barang mahal yang sudah sepatutnya kita jaga dan hargai dengan sepenuh hati.”

    “Kemerdekaan pada hakikatnya adalah menjadi individu yang bebas dari semua belenggu. Apakah itu belenggu sesama makhluk yang sewenang-wenang, belenggu akan materi dan belenggu akan pikiran kita. Kemerdekaan kita 76 tahun lalu yang ditandai dengan pembacaan proklamasi adalah bentuk deklarasi kebebasan kita dari segala bentuk penjajahan baik militer, ekonomi maupun politik.” Lanjut ustaz Abdullatif.

    “Namun yang tidak kita boleh lupa adalah, sebagai seorang makhluk dan hamba. Kebebasan dan kemerdekaan kita tidak boleh kebablasan dan melebihi kuasa Sang Kholiq. Berbeda dengan konsep kemerdekaan yang tadi saya sebutkan sebelumnya. Konsep kemerdekaan dengan Islam adalah justru dengan menjadi muslim sejati yang berserah diri sepenuh hati kepada-Nya. Karena dengan tangan-tangan Allah lah ia bisa mendapatkan kemuliaan dan ketidakterjajahannya.” Demikian tutup sang ustaz meluruskan makna kemerdekaan dan kemuliaan dalam perspektif agama Islam.

    Dalam kajian bulanan ini, kegiatan tidak hanya dihadiri oleh kelompok mualaf binaan ustaz Abdullatif, namun sejumlah tidak kurang dari 60 warga baik laki-laki dan perempuan tua dan muda hadir dengan protokol kesehatan. Kegiatan pembinaan pekanan yang hanya dihadiri belasan mualaf seadanya kini dipenuhi dengan beragam kudapan yang datang dari sumbangan swadaya warga setempat.

>
BAYAR ZAKAT