BAZNAS Gelar Focus Grup Discussion Panduan Kemandirian Program Balai Ternak

  • Diposting oleh : Pemberdayaan Peternak
  • Tanggal : 02/09/2021
  • BAZNAS Gelar Focus Grup Discussion Panduan Kemandirian Program Balai Ternak


    Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) BAZNAS menggelar Focus Grup Discussion dalam rangka melengkapi dan menyempurnakan buku "Panduan Kemandirian Program Balai Ternak BAZNAS", pada Selasa (31/8). Buku tersebut berisi tentang dasar dan konsep kemandirian program, tahapan dan strategi pemandirian, serta alat ukur untuk menentukan kriteria atau standar kemandirian Balai ternak.

    Diharapkan FGD ini dapat menjadi sarana diskusi yang membangun dengan melibatkan berbagai pihak. Terutama yang berkecimpung dalam proses perencanaan, implementasi, monitoring, evaluasi, dan kaji dampak program Balai Ternak. Focus Grup Discussion ini dihadiri oleh Plt. Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Wahyu T.T Kuncahyo; serta unsur dari Divisi Pendayagunaan BAZNAS, Monev, Puskas BAZNAS, ZCD BAZNAS, BMFi, LPEM BAZNAS, dan Pendamping Program Balai Ternak BAZNAS.

    Kegiatan FGD ini dimulai dari pemaparan Manajer Program LPPM BAZNAS, Sugeng Prayitno yang memaparkan gagasan terkait Panduan Kemandirian Program Balai Ternak, di mana dalam menentukan suatu titik Balai Ternak yang siap untuk exit adalah dengan mengacu pada alat ukur indeks pendayagunaan zakat dan indeks performa balai ternak.

    Pada Indeks Performa Balai Ternak yang disusun LPPM BAZNAS ini memiliki cakupan yang lebih mikro menyesuaikan kekhasan dari program pemberdayaan peternak mustahik. Dengan meliputi aspek penguatan kelembagaan, penguatan kapasitas masyarakat, indikator pengembangan usaha masyarakat, dan indikator pengembangan jaringan kerja.

    Diharapkan dengan adanya alat ukur Indeks Performa Balai Ternak ini dapat menjadi penguatan dari hasil pengukuran IPZ.

    Melalui FGD ini, buku panduan kemandirian program Balai Ternak sangat disambut dengan baik oleh peserta yang hadir dan mendapatkan banyak saran dan masukan untuk diperbaiki. Sehingga nanti buku panduan ini dapat menjadi acuan bagi kemandirian Balai Ternak BAZNAS dan program sejenis.

>
BAYAR ZAKAT