BAZNAS Terjunkan Tim Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang di Parigi Moutong

  • Diposting oleh : Humas BAZNAS
  • Tanggal : 29/07/2022
  • Dokumentasi BAZNAS


    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melakukan respons cepat dalam membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

    Langkah cepat yang dilakukan BAZNAS adalah dengan membantu proses evakuasi korban, pendataan kebutuhan pokok, dan memberi pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir, Jumat (29/7). Bantuan lain masih terus diupayakan, sambil menunggu pendataan kebutuhan yang dilakukan.

    "BAZNAS langsung menerjunkan tim ke lokasi banjir di Desa Torue, demi memberi pelayanan kemanusiaan terbaik kepada saudara-saudara kita di sana," kata Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, di Jakarta, Jumat (29/7). 

    Saidah melanjutkan, untuk langkah awal, BAZNAS membantu proses evakuasi dan tim yang bergerak ke lokasi telah membawa logistik keperluan mendesak, seperti air mineral, pakaian layak, dan makanan siap saji. Sementara, tim kesehatan BAZNAS berfokus pada pemeriksaan kesehatan awal dan perawatan pasien yang membutuhkan pengobatan mendesak. Pemberian obat dan vitamin juga akan disediakan jika diperlukan nantinya.

    "Kebutuhan pokok warga tentu menjadi fokus BAZNAS dalam upaya membangkitkan penyintas bencana. Seperti yang biasa dilakukan BAZNAS, dimulai dari evakuasi, lalu pendataan untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan, dan pemenuhan gizi penyintas lewat makanan siap saji. Penyaluran bantuan dilakukan secara maksimal secara cepat dan tepat," kata Saidah. 

    Seperti yang biasa dilakukan BAZNAS di lokasi bencana, proses kebangkitan warga turut menjadi perhatian BAZNAS. "Karena dampak utamanya justru akan terasa setelah evakuasi selesai. BAZNAS akan mencari cara untuk mempercepat kebangkitan warga terdampak pascabanjir melanda," kata Saidah.

    Sebelumnya, banjir bandang menerjang Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong pada Kamis malam (28/7). Banjir bandang menyebabkan 3 orang meninggal dunia, dan 4 lainnya dinyatakan hilang. Sementara warga yang selamat memilih mengungsi di 4 titik pengungsian.

>
BAYAR ZAKAT