• LAYANAN AKTIF
  • LAYANAN AKTIF

Profil Layanan Aktif BAZNAS

Bahwa dalam rangka meningkatkan manfaat zakat dengan mengakomodir kebutuhan mustahik secara prima, perlu mendayagunakan zakat di bidang sosial dan ekonomi. Oleh karenanya, Badan Amil Zakat Nasional melalui program Layanan Aktif BAZNAS (LAB) sebagai program khusus divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat (DPP), hadir untuk bisa menyalurkan dana zakat sesuai ketentuan tersebut. Layanan Aktif BAZNAS (LAB) adalah program layanan darurat sosial untuk mustahik dengan model penanganan tepat sasaran, tepat waktu (cepat) dan tepat penanganan.


Untuk melayani mustahik yang diketegorikan dalam keadaan darurat, Layanan Aktif BAZNAS (LAB) membagi ke dalam beberapa unit, yaitu melalui Unit Layanan, Unit Respon dan ATM Beras. Terkhusus unit layanan dan unit respon melayani jenis layanan bantuan akses tempat tinggal (biaya kontrakan dan atau renovasi rumah), bantuan akses pengobatan dan atau kesehatan, bantuan akses pendidikan, bantuan akses konsumsi (biaya hidup, pakaian, dan atau ATM Beras), bantuan akses transportasi, dan bantuan hutang untuk pemenuhan biaya hidup dasar.


Sedangkan dalam menjalankan tugasnya, Layanan Aktif BAZNAS menyelenggarakan fungsi:

1. Perencanaan; meliputi perencanaan kegiatan, keuangan, dan sumber daya manusia.
2. Pelaksanaan; adalah implementasi operasional kegiatan yang direncanakan. Ini terbagi menjadi beberapa cluster yang meliputi kebutuhan biaya hidup, kesehatan, pendidikan, dan renovasi rumah.
3. Pengendalian; meliputi monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan program.
4. Pelaporan; pertanggungjawaban terhadap perencanaan implementasi kegiatan, target, sasaran, serta penggunaan anggaran.

Prinsip

Layanan Aktif BAZNAS dalam melaksanakan tugas dan fungsi program berpegang kepada prinsip:

Cepat; Sigap saat melakukan respon pelayanan.
Tepat; Memastikan pelayanan kepada kelompok yang layak dibantu (ashnaf utama).
Koordinasi; Pelaksanaan melibatkan mustahik langsung sebagai pelaku.
Berhasil guna; Memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik.
Akuntabilitas; Memegang kepercayaan publik melalui pelaporan evaluasi yang benar.
Berdaya Guna; Dikelola secara mandiri dan berkelanjutan oleh mustahik.
Prioritas. Dilakukan secara hierarki dalam upaya mengefektifkan pendistribusian zakat.

Wilayah Kerja

Cakupan wilayah kerja Layanan Aktif BAZNAS sebagian besar terbagi menjadi 5 wilayah yang meliputi wilayah Jabodetabek, diantaranya wilayah:

1. Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.
2. Jakarta Timur, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.
3. Jakarta Selatan, Tangerang Selatan dan Depok.
4. Jakarta Barat, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.
5. Kota Bogor dan kabupaten Bogor dan sekitarnya.


Program

UNIT LAYANAN dan UNIT RESPON

1. Transportasi
2. Kesehatan
3. ATM Beras
4. Fasilitas Umum
5. Biaya Hidup
6. Kontrakan
7. Renovasi Rumah
8. Pendidikan
9. Pelunasan Hutang
10. Dapur Air
11. Kebencanaan