logo

Copyright ©2018 BAZNAS


Layani Korban Gempa 24 jam Sehari, BAZNAS Bangun Emergency Center di Palu

Tim BAZNAS membangun Emergency Center di Palu, Sulawesi Tengah untuk melayani korban gempa selama 24 jam tiap harinya. BAZNAS Emergency Center memberikan layanan medis, evakuasi dan assesment lanjutan. 

"Kami berupaya serius dalam penanganan kegawatdaruratan medis ,oleh karena itu BAZNAS Emergency Center ini beroperasi terus selama 24 jam  serta sekaligus secara aktif melakukan Rescue pada derah terdampak." Kata Koordinator Deployment RSB, dr. Putro. 

Tim medis yang merupakan bagian dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Indonesia ini dipimpin oleh Dokter Iqbal El Mubarak didampingi oleh satu Perawat dan satu orang Relawan. 

Tim tersebut akan menyalurkan bantuan  logistik, obat obatan, layanan  satu unit ambulance dan satu unit mobil operasional. 

Selama masa darurat, BAZNAS Emergency Center ini akan secara berkesinambungan mehadirkan layanan terbaik bagi masyarakat terdampak korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan sekitarnya.

Emergency Center dibangun di berbagai titik, salah satunya di Kelurahan  Lasoani, Mantikulore, Kota Palu. Selasa (2/10) aktivitas layanan telah dimulai sejak pagi, dengan menangani berbagai keluhan dari para pengungsi.

Di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, BAZNAS juga mendirikan Emergency Center dengan mengkoordinasikan tim layanan medis yang masuk ke Palu. Selain itu, Emergency Center di lokasi ini juga membantu kasus pasien rujukan dari Palu ke Makassar maupun Jakarta mellaui jalur udara. 

Tim BAZNAS masuk ke Palu melalui jalur darat dari Makassar dan menumpang Hercules milik TNI dari Lanud Hasanuddin Makassar. Tim terdiri atas tim penyelamat (rescue), tim medis, dapur umum dan logistic.

Selain Emergency Center, BAZNAS juga mendirikan posko di Kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah di Jl. Bantilan no.23 Lere, Palu Barat. Meskipun gedung tersebut turut terdampak gempa bumi 7.4 SR namun masih dapat ditempati.

ZAKAT SEKARANG