BAZNAS Award Pacu Semangat Kebangkitan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar malam anugerah perzakatan. Kegiatan bertajuk BAZNAS Award 2018 ini, memberikan penghargaan kepada BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Unit Pengumpul Zakat (UPZ, swasta dan sejumlah kepala daerah, tokoh dan media pendukung kebangkitan zakat.

“Tahun ini BAZNAS kembali menganugerahi penghargaan kepada BAZNAS dan LAZ terbaik, para tokoh, kepala daerah, dan media, yang konsisten dalam mendukung program-program kebangkitan zakat. Ini kami rangkai dalam BAZNAS Award agar semakin memacu kebangkitan zakat di negeri ini,” ujar Ketua BAZNAS Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, CA dalam konferensi pers di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag MH Thamrin, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Deputi BAZNAS, M. Arifin Purwakananta; Sekretaris BAZNAS yang juga Ketua Panitia BAZNAS Award, Drs. H. Jaja Jaelani, MM, para anggota BAZNAS, direksi, manajemen dan amil-amilat BAZNAS.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-73. Harapan kami, BAZNAS Award yang kami beri tajuk ‘Kuat Karena Zakat’ ini mampu memberi dampak positif untuk terus menginspirasi dan mendukung kemajuan dunai perzakatan,” kata Bambang.

Dia memaparkan, BAZNAS Award bertujuan mendorong optimalisasi pengelolaan zakat nasional, mempererat tali silatuhmi antara BAZNAS dan LAZ, memupuk semangat kebangsaan antargenerasi untuk memperkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global.

Ketua Panitia BAZNAS Award 2018, Drs. H. Jaja Jaelani, MM, menjelaskan, semua pemenang akan diumumkan pada malam anugerah perzakatan. Menurut dia, ada beberapa kategori penilaian.

Yakni, Pertumbuhan Penghimpunan ZIS Terbaik, Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS Terbaik, Program Pemberdayaan Ekonomi Terbaik, Laporan Tahunan Terbaik, dan BAZNAS dan LAZ Terbaik. Ini berlaku untuk BAZNAS dan LAZ pusat atau nasional dan daerah (provinsi dan kabupaten/kota).

“Kemudian untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota kategori Pendukung Kebangkitan Zakat 2018 dinilai berdasarkan kepatuhan pada UU, alokasi anggaran rutin untuk BAZNAS dalam persentase terhadap belanja APBD, penyediaan kantor BAZNAS dan sarana pendukung lainnya, frekuensi keterlibatan kepala daerah pada kegiatan BAZNAS tahun 2017,” kata Jaja.

Selain itu, imbuh dia, ada juga penghargaan untuk Kepala Daerah Terbaik, UPZ Terbaik, Muzaki Badan Terbaik, Muzaki Individu Terbaik, Media Pendukung Kebangkitan Zakat, Tokoh Pendukung Kebangkitan Zakat. 

“Untuk para pemenang, akan menerima piagam penghargaan dan tropi,” ucap Jaja. 

Dia menambahkan, BAZNAS Award akan dimeriahkan pagelaran seni budaya religi oleh para siswa Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) dan juga jingle zakat. (*)

 

TENTANG BAZNAS

 

Adalah lembaga nonstruktural yang dibentuk pemerintah melalui UU No. 23/2011 tentang Pengelolaan 

Zakat. BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah serta Dana Sosial 

Keagamaan Lainnya (DSKL). UU No. 23/2011 mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang 

berwenang mengelola zakat secara nasional. BAZNAS sudah eksis di 548 daerah otonom (tingkat 

provinsi dan kabupaten/kota).

ZAKAT SEKARANG